Sukabumumi_Rilisberita.Com

Isak haru dan tawa polos anak-anak yatim piatu menyatu dalam acara santunan rutin Jumat yang digelar IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi. Hari ini, Jumat 15 Mei 2026, program bertajuk “Mengetuk Pintu Langit Bersama Anak-Anak Yatim Piatu” dilaksanakan di Jl. Parungkuda, Perum Pusaka Bumi Parungkuda Blok A9 RT 01/RW 08, mulai pukul 15.00 WIB.

Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin ini bukan sekadar pembagian bantuan. Ia menjadi ruang untuk mengingatkan bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada kata-kata. Puluhan anak yatim piatu hadir, duduk menanti tangan penuh kasih sayang hadir untuk menyantuni mereka.

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi, Heriyadi, mengatakan tema Mengetuk Pintu Langit dipilih sebagai pengingat bahwa doa anak yatim adalah doa yang makbul.

“Kami percaya, ketika anak-anak ini mengangkat tangan dan berdoa, langit terbuka. Tugas kami hanya menjadi perantara kebaikan. Semoga apa yang kami berikan hari ini menjadi berkah, dan doa mereka menjadi penolong bagi kita semua,” ujar Heriyadi di lokasi kegiatan.

Santunan yang disalurkan kepada anak anak langsung . Selain itu, kegiatan diisi dengan doa bersama, tausiyah singkat, dan ramah tamah. Suasana akrab terasa ketika anak-anak dengan malu-malu bercerita tentang cita-cita mereka.

Salah satu donatur, hamba alloh ( enggan nama nya di sebut ) warga Parungkuda, mengaku tergerak ikut serta karena melihat konsistensi IWO Indonesia dalam menjaga agenda sosial ini.

“Saya tidak banyak bisa memberi, tapi kalau rutin sedikit-sedikit, Insya Allah bermanfaat. Melihat anak-anak tersenyum, rasanya lelah kerja seharian langsung hilangm mereka butuh uluran tangan kita mari kita berbagi kepada mereka kalau di banding kita makan baso seminggu berpa x aja atau bapak abapak perokok seminngu berbungkus , itu akan lebih banyak manfaat yang kita berikan kepada mereka,” katanya.

DPD IWO Indonesia menegaskan, program Jumat Berkah ini akan terus berjalan selama masih ada tangan-tangan dermawan yang bersedia berbagi. Pihaknya juga mengajak masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di Sukabumi untuk ikut terlibat.