Kab. Bogor,- Kirab Mahkota Binokasih kembali digelar di Kabupaten Bogor pada 21–22 April 2026, dimulai dari Desa Cibeureum, Cisarua menuju Pura Agung Parahyangan Jagatkarta, Tamansari. Kirab ini bukan sekadar atraksi budaya, namun menjadi momentum mengingat kejayaan sejarah dan nilai luhur peradaban Sunda.

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda abad ke-14, melambangkan kekuasaan, keadilan, dan kasih sayang. Saat ini, mahkota asli disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang, sementara replikanya berada di Museum Sri Baduga Bandung.

Mewakili Bupati Bogor, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menyampaikan bahwa kirab ini menjadi penguatan identitas budaya sekaligus sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Kehadiran mahkota disambut khidmat dan penuh kebanggaan oleh masyarakat.

Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Luky Djohari Soemawilaga menegaskan, kirab ini sarat makna filosofis, ideologis, dan historis, serta menjadi simbol legitimasi dan keagungan Sunda yang harus terus dijaga dan diwariskan.

(Dede hanapi)