Bogor,- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri rapat koordinasi (rakor) keamanan dan transaksi masyarakat (kamtibmas) yang dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, di Mako Korem 061/Suryakancana, Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (16/4/2026).
Rakor tersebut juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, dengan agenda membahas kamtibmas, percepatan pembangunan, serta pelaksanaan program-program pemerintah pusat.
Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan kali pertama dirinya mengundang jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Bogor untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk kamtibmas dan percepatan pembangunan melalui program-program TNI.
“Hal lain yang dibahas antara lain Koperasi Daerah/Koperasi Merah Putih (KD/KMP), dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta program Sekolah Rakyat. Selain itu, terdapat program pembangunan jembatan perintis Garuda dan pencarian titik-titik sumber air,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pencarian sumber air menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap fenomena La Niña yang berpotensi menyebabkan kekeringan pada musim kemarau, setelah sebelumnya terjadi El Niño yang memicu bencana banjir.
“Langkah-langkah ini merupakan Arahan pimpinan TNI Angkatan Darat berdasarkan perintah Presiden,” lanjutnya.
Terkait pembangunan jembatan, Danrem menilai wilayah Korem 061/SK termasuk daerah rawan bencana. Hal ini ditandai dengan beberapa kejadian jembatan hanyut yang telah diperbaiki oleh jajaran TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Setiap Korem, lanjutnya, ditargetkan memiliki lima program prioritas setiap bulan yang diseleksi secara ketat berdasarkan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan anggaran, serta dilakukan evaluasi secara berkala.
“Program TNI AD dan pemerintah daerah ini seperti jalinan jari jemari yang saling melengkapi. Program kami menyasar wilayah dan masyarakat yang belum menyentuh pemerintah daerah,” ungkapnya.