SUKABUMI — Dalam rangka antisipasi dinamika peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menggelar Apel Siaga Pengamanan di Lapangan Sudirman Makodim 0622/Kab. Sukabumi, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Dandim 0622/Kab. Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., dan diikuti sekitar 90 personel jajaran Kodim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para petugas staf dan Danramil di wilayah Kodim 0622/Kab. Sukabumi.
Dalam arahannya, Dandim menyatakan bahwa apel siaga ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel maupun materiil dalam menghadapi potensi perkembangan situasi pada peringatan May Day di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Sebagai bagian dari tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Kodim 0622 siap memberikan bantuan perkuatan kepada Polres Sukabumi dan Pemerintah Daerah guna menjamin keamanan, menjaga masyarakat, serta kelancaran penyampaian aspirasi para buruh,” ujarnya.
Dandim juga menekankan kepada seluruh jajaran, khususnya Danramil dan Babinsa, agar terus melakukan pemantauan wilayah serta deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang mungkin timbul.
Dalam pelaksanaan pengamanan, prajurit diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Selain itu, seluruh personel diminta untuk tetap menghindari tindakan reaktif serta menjaga profesionalisme dalam bertugas.
“Kedepankan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen terkait, seperti kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga Satpol PP. Tidak ada pergerakan mandiri, semua harus sesuai komando dan terlapor secara berjenjang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim memberikan atensi khusus terhadap kegiatan “Solidarity Touring” yang dilaksanakan oleh Serikat Buruh OPSI dengan estimasi peserta sekitar 200 orang. Kegiatan tersebut menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan titik akhir di kawasan wisata Citepus, Palabuhanratu.
Ia mengingatkan bahwa jalur yang dilalui, khususnya jalur Cikidang, memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan pengawalan serta koordinasi yang intensif dengan pihak kepolisian untuk menjamin keselamatan peserta dan kelancaran arus lalu lintas.